PJT I Water Bombing untuk Padamkan Kebakaran Gunung Arjuno

Malang, BUMNinfo | Proses pemadaman kebakaran Gunung Arjuno terus berlangsung. Pasalnya, api tak kunjung padam. Metode water bombing pun dilakukan dengan cara menyiramkan air melalui helikopter. Air tersebut diambilkan dari Waduk Selorejo di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I (PJT 1), Raymond Valiant Ruritan, mengatakan pihaknya siap membantu pemadaman lewat penyediaan air dari Waduk Selorejo. “Yang menyelenggarakan proses pemadaman, BPBD Kota Batu,” katanya, Minggu (4/7).

Berdasarkan hasil koordinasi mereka, sumber air terdekat adalah Waduk Selorejo. Mereka juga mempertimbangkan arah angin karena helikopter beroperasi di antara pegunungan

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima PJT I, satu kali pengambilan air sampai 4 ribu liter. “Setidaknya, ada lima kali pengambilan air. Kemarin sudah dilakukan. Tapi, karena faktor cuaca, akhirnya dihentikan. Hari ini dilanjutkan lagi.”

Ia memastikan, pengambilan air untuk membantu pemadaman ini tidak akan berpengaruh terhadap debit air di Waduk Selorejo. Menurutnya, debit Selorejo kondisi sangat cukup dan tidak terpengaruh. “Paling sekali angkat hanya turun sekitar 4 meter kubik. Kita malah senang waduk ini bisa membantu pemadaman kebakaran.”

Menurut Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, bantuan helikopter pemadam kebakaran itu berdasarkan instruksi Kepala BNPB Doni Monardo.

Helikopter jenis RA-2274 bertolak dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah, untuk memadamkan kawasan Hutan Raya Raden Soerjo di Jawa Timur. “Ini sebagai respon cepat bagi permintaan BPBD Provinsi Jawa Timur melalui surat laporan kebakaran hutan di Tahura Raden Soerjo nomor 360/1320/208.3/2019 kepada BNPB,” ujar Agus Wibowo.

Titik yang dijangkau pada lokasi mendekati puncak di ketinggian sekitar 3.200 meter di atas permukaan laut. Lokasi tersebut sulit dijangkau dengan pemadaman manual. Belum lagi tidak adanya sumber air, dan kondisi angin cukup kencang. “Seluruh personel yang masih melaksanakan aktivitas pemadaman sudah ditarik ke posko. Area yang menjadi target operasi water bombing harus steril dari petugas, pendaki, maupun masyarakat,” jelas Agus Wibowo.

Sumber : https://surabayainside.com/water-bombing-untuk-padamkan-kebakaran-gunung-arjuno/



POST TERKAIT