Askrindo Syariah Berikan Mesin Pemecah dan Pengupas Biji Kopi untuk Paguyuban Petani di Lereng Gunung Merapi

Yogyakarta, BUMNInfo | PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) yang merupakan anak perusahaan dari PT Askrindo (Persero) mewujudkan Corporate Society Responsibility (CSR) berupa mesin pemecah dan pengupas biji kopi untuk Paguyuban Sedya Samahita Memetri Indonesia atau Sesami di Lereng Merapi, Yogyakarta.

Penyerahan bantuan CSR tersebut diserahkan oleh Direktur Pemasaran Askrindo Syariah, Supardi Najamuddin kepada Ketua Paguyuban Sesami.

Supardi Najamuddin menjelaskan, penyerahan CSR ini merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab Askrindo Syariah kepada masyarakat, dan diharapkan CSR ini dapat memberikan dampak positif kepada para petani kopi khususnya di Paguyuban Sesami ini.

"Kami sangat berharap penyerahan mesin pemecah dan pengupas biji kopi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani kopi sehingga para petani dapat berkembang sehingga dapat meningkatkan ekonomi para petani dan keluarganya masing masing," ujar Supardi melalui siaran pers, Selasa (12/11/2019).

Dirinya melanjutkan, selain menyerahkan bantuan mesin pemecah dan pengupas biji kopi, Askrindo Syariah juga menyerahkan santunan kepada anak anak yatim piatu di Masjid Suciati Yogyakarta.

"Kegiatan CSR ini juga merupakan rangkaian acara dari Employee Gathering Askrindo Syariah yang ke 5, yang mana kami mengangkat tema Go Green Save the Generation. Pada kesempatan ini kegiatan yang dilaksanakan antara lain internalisasi budaya perusahaan dan CSR ini merupakan bagian dari budaya perusahaan Askrindo Syariah," ujarnya.

Sementara itu, Supardi juga menyampaikan pertumbuhan keuangan Askrindo Syariah, menurutnya, hingga triwulan ke tiga ini, Askrindo Syariah telah mencatatkan laba sebesar Rp 26,17 miliar atau naik 85.86% dibandingkan akhir tahun 2018 yaitu Rp 14,08 miliar.

Pertumbuhan Ujroh perusahaan juga mengalami peningkatan yaitu 14,17% , pada triwulan ketiga tahun 2019, Askrindo Syariah mencatatkan Ujroh sebesar Rp 255,16 miliar sedangkan akhir tahun 2018 perolehan Ujroh perusahaan sebesar Rp 223,48 miliar.

Sedangkan untuk Aset hingga *triwulan ketiga tahun 2019, Askrindo Syariah telah mencatatkan aset sebesar Rp. 485,8 miliar naik sebesar 21,08% dibandingkan akhir tahun 2018 yaitu Rp. 401,22 milyar.

"Kami tetap melakukan strategi implementatif dengan memaksimalkan potensi pasar penjaminan syariah yang ada di tanah air. Selain itu, Askrindo syariah juga akan terus mengembangkan layanan dan inovasi dengan ditunjang oleh IT dan outlet yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia," jelas Supardi.

Sumberr : www.beritasatu.com



POST TERKAIT