Wijaya Karya Bangun Bandara Internasional di Timor Leste

Timor Leste, BUMNinfom | PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) resmi menyelesaikan proyek pembangunan Bandara Internasional Oecusse di Timor Leste.

Berdasarkan keterangan resmi, Pembangunan ini menelan nilai kontrak sebesar US$ 119 juta, dan dikerjakan dalam periode 2015-2018 dengan melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja gabungan dari Indonesia dan Timor Leste. Adapun bahan material pembangunan seperti pasir, mesin, semen, besi, beton, material arsitektur, termasuk material fabrikasi baja, didatangkan dari Indonesia. Sementara untuk peralatan yang tidak tersedia, didatangkan oleh WIKA dari Amerika Serikat (AS), China, Australia, dan Austria.

Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Fransisco Gutteres dan Mari Alkatiri selaku President of the Authority for Special Administrative Region of Oe-Cusse (RAEOA/Zaesm), turut meresmikan dan mengapresiasi kinerja WIKA dalam proyek pembangunan infrastruktur dan penunjangnya ini. “WIKA sebagai BUMN Indonesia telah berperan besar dalam hubungan Indonesia – Timor Leste. Baik dalam pembangunan Oecusse maupun negara Timor Leste. Kesuksesan ini akan direplikasi pada distrik-distrik lainnya,” tutur Presiden RTDL, Fransisco Gutteres dalam keterangan resmi, Rabu (19/6).

Tak hanya Presiden RTDL Fransisco Gutteres dan Mari Alkatiri, peresmian bandara Oecusse, juga dihadiri oleh Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Sahat Sitorus, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Laiskodat, Presiden Parlemen Timor Leste, Arao Noe de Jesus da Costa, Direktur Operasi III, Destiawan Soewarjono, dan Direktur Quality, Health, Safety, and Evironment (QHSE) Danu Prijambodo.

WIKA juga merampungkan pembangunan infrastruktur kebandaraan seperti, Comorro Bridges 1&2, Natarbora Bridges, dan Batugade – Maliana Road, yang berada di satu wilayah Bandara Internasional Oecusse. Sementara di titik lain, WIKA membangun sarana pembangkit energi tenaga diesel di Bumi Loro Sae. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang dibangun WIKA, terletak di belahan utara Timor Leste, atau berjarak sekitar 30 kilometer dari ibukota Timor Leste, Dili, dan PLTD Betano di wilayah selatan.

“Untuk pengembangan bisnis di luar negeri ke depan. Kami optimis WIKA bersama dengan insinyur muda ini cukup kompetrn. Kami memiliki kompetensi berstandar internasional, siap secara mental, dapat solid dengan tim, dan saling memotivasi untuk menyelesaikan proyek pembangunan,” ujar Tumiyana Direktur Utama WIKA.

Sumber: industri.kontan.co.id



POST TERKAIT