Total Laba Bersih Keempat Bank BUMN Meroket 41,45%, Bank Mandiri Paling Besar!

Seluruh Bank BUMN telah menyampaikan laporan keuangan sampai triwulan III. Dari keempat Bank BUMN tersebut, terkumpul laba bersih sebesar Rp 47,56 triliun meningkat sebesar 41,45% year on year (yoy).

Bank Mandiri membukukan laba bersih paling besar yaitu Rp 19,22 triliun yang naik 37,08% dibandingkan dengan periode tahun lalu yaitu Rp 14,02 triliun.

Bang Rakyat Indonesia atau BRI pada kuartal III tahun 2021 menghasilkan laba bersih sebesar Rp 10,07 triliun dan meningkat 34,73% dari tahun lalu yaitu Rp 14,15 triliun yang melebihi Bank Mandiri.

Bank Negara Indonesia atau BNI membukukan laba bersihnya sebesar Rp 7,74 triliun atau 79,31% lebih besar dibandingkan tahun kemarin menghasilkan laba bersih Rp 4,32 triliun.

Terakhir adalah Bank Tabungan Negara atau BTN menghasilka Rp 1,51 triliun, nilainya naik 35,27% dibandingkan kuartal III tahun lalu yaitu sebesar Rp 1,12 triliun.

Pertumbuhan laba bersih keempat bank BUMN ditopang oleh pendapatan bunga bersih. Berikut rinciannya :

  • BRI melesat 27,91% yoy dari Rp 56,04 triliun menjadi Rp 71,69 triliun.
  • Bank Mandiri tumbuh 26,46% yoy dari Rp 42,16 triliun menjadi Rp 53,31 triliun.
  • BNI meningkat 17,64% yoy dari Rp 24,39 triliun menjadi Rp 28,69 triliun.
  • BTN melonjak 30,2% yoy dari Rp 6,72 triliun menjadi Rp 8,75 triliun.

Faktor yang membuat pendapatan bunga bersih Bank BUMN tumbuh, salah satunya adalah beban bunga yang lebih rendah secara signifikan dan pendapatan non-bunga yang lebih tinggi.

Berikut adalah rincian beban bunga masing-masing Bank BUMN :

  • BRI turun 35,2% yoy dari Rp 29,8 triliun menjadi Rp 19,31 triliun.
  • Bank Mandiri turun 21,7% yoy dari Rp 24,21 triliun menjadi Rp 18,95 triliun.
  • BNI turun 39,8% yoy dari Rp 14,67 triliun menjadi Rp 8,82 triliun.
  • BTN turun 17,92% yoy dari Rp 11,95 triliun menjadi Rp 9,81 triliun.

Sedangkan rincian pendapatan non-bunga Bank BUMN adalah :

  • Bank Mandiri meningkat 21,5% yoy dari Rp 19,58 triliun menjadi Rp 23,79 triliun.
  • BRI tumbuh 17,1% yoy dari Rp 21,47 triliun menjadi Rp 25,15 triliun.
  • BNI naik 14,2% yoy dari Rp 8,94 triliun menjadi Rp 10,21 triliun.
  • BTN melesat 11,5% yoy dari Rp 1,62 triliun Rp 1,81 triliun

 



POST TERKAIT