Progres Brantas Abipraya dalam Proyek Preservasi 4 Ruas Jalintim

Jakarta, BUMNInfo | Salah satu jalan utama di Indonesia yang sedang dalam masa perbaikan atau preservasi adalah Jalan Raya Lintas Timur Sumatera (Jalintim). Dalam proyek ini, PT Brantas Abipraya (Persero) bersinergi dengan PT Adhi Karya (Persero) melalui PT Jalintim Adhi-Abipraya. Nilai investasi yang dirogoh untuk enam ruas jalan sepanjang 29.87 kilometer ini mencapai Rp982.4 miliar dengan 40 persen porsi investasinya berasal dari Brantas Abipraya.

“Pekerjaan Jalintim ini adalah proyek KPBU pertama di Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan proyek KPBU pertama di Jalan Non Tol berbasis kinerja. Di sini Brantas Abipraya mengerjakan ruas jalan dengan total panjang 10,58 km dan ditargetkan tuntas pada tahun 2023” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Brantas Abipraya sendiri bertugas untuk mengerjakan 4 ruas dengan total panjang 10.58 kilometer dengan target tuntas pada 2023. Keempat ruas tersebut meliputi, ruas Jalan Soekarno-Hatta sepanjang 3,17 kilometer. Saat ini progres pengerjaan mencapai 67,9 persen. Lalu ruas Jalan Letjen H. Alamsyah Ratu Prawiranegara sepanjang 3,15 kilometer dengan progres proyek 5,7 persen.

Selanjutnya, ruas Jalan Mayjen Yusuf Singadekane dengan panjang 1,36 kilometer yang progres pengerjaan 78 persen. Serta, pengerjaan ruas Jalan Srijaya Raya yang memiliki panjang 2,90 kilometer dengan progres proyek telah mencapai 48,1 persen.

“Proyek ini merupakan langkah strategis Abipraya sebagai dukungan ke Pemerintah dalam upaya inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan jalan nasional. Nantinya diharapkan dengan adanya preservasi Jalintim ini, konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi seperti kawasan industri dan wisata di berbagai daerah dapat ditingkatkan,” tambah Anas.

 

Sumber: bumn.go.id dan kompas.com

Dok: market.bisnis.com



POST TERKAIT